Sabtu, 02 Januari 2010

roti buaya

Roti Buaya, Simbol Kesetiaan
DOKUMENTASI BERITAJAKARTA.COM
Jumat, 19 Juni 2009 | 09:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap acara pernikahan yang mengusung adat Betawi, pasti tak pernah meninggalkan roti buaya. Biasanya roti yang memiliki panjang sekitar 50 sentimeter ini dibawa oleh mempelai pengantin laki-laki pada acara serah-serahan.

Selain roti buaya, mempelai pengantin laki-laki juga memberikan uang mahar, perhiasan, kain, baju kebaya, selop, alat kecantikan, serta beberapa peralatan rumah tangga.

Dari sejumlah barang yang diserahkan tersebut, roti buaya menempati posisi terpenting. Bahkan, bisa dibilang hukumnya wajib. Sebab, roti ini memiliki makna tersendiri bagi warga Betawi, yakni sebagai ungkapan kesetiaan pasangan yang menikah untuk sehidup-semati.

Asal muasal adanya roti buaya ini, konon terinspirasi perilaku buaya yang hanya kawin sekali sepanjang hidupnya. Dan masyarakat Betawi meyakini hal itu secara turun temurun.

Selain terinspirasi perilaku buaya, simbol kesetiaan yang diwujudkan dalam sebuah makanan berbentuk roti itu juga memiliki makna khusus. Menurut keyakinan masyarakat Betawi, roti juga menjadi simbol kemampanan ekonomi. Dengan maksud, selain bisa saling setia, pasangan yang menikah juga memiliki masa depan yang lebih baik dan bisa hidup mapan.

Karenanya, tak heran jika setiap kali prosesi pernikahan, mempelai laki-laki selalu membawa sepasang roti buaya berukuran besar, dan satu roti buaya berukuran kecil yang diletakkan di atas roti buaya yang disimbolkan sebagai buaya perempuan. Ini mencerminkan kesetian mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan sampai beranak-cucu. Tradisi ini masih berlangsung sampai sekarang.

Menurut Haji Ilyas, salah satu tokoh Betawi di Tanahtinggi, Jakarta Pusat, meski saat ini banyak warga Betawi yang merayakan pernikahan secara modern, tapi mereka masih memakai roti buaya sebagai simbol kesetiaan. Karena roti buaya sudah membudaya bagi warga Betawi.

"Adat kite ntu kagak ilang. Masih banyak nyang pake. Kite ambil contoh di kawasan Condet, Palmerah sampe ke Bekasi, malahan sampe Tangerang," lanjut pria yang sering disapa Haji ini.

Sayangnya, saat ini roti buaya tidak mudah dijumpai di toko-toko roti. Untuk itu, bagi pasangan yang akan menikah harus pesan dulu ke tukang roti. Dan harganya juga bervariasi tergantung ukuran yang dipesan, yakni mulai dari 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Itu sudah termasuk rasa roti, keranjang, dan asesoris pelengkapnya. "Roti buaya adalah kue perayaan, jadi nggak setiap hari ada. Kalau mau beli harus pesan dulu," kata Ari, salah satu pedagang kue di Pasar Senen.

Sejatinya, bagi warga yang sudah terbisa membuat roti, tidak terlalu sulit membuat roti buaya ini. Sebab, bahan dasarnya sangat sederhana, yakni terigu, gula pasir, margarine, garam, ragi, susu bubuk, telur dan bahan pewarna. Keseluruhan bahan tersebut dicampur dan diaduk hingga rata dan halus, kemudian dibentuk menyerupai buaya. Setelah bentuk kemudian dioven/panggang hingga matang.


link : http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/06/19/09403272/Roti.Buaya..Simbol.Kesetiaan

bisnis parcel

Parcel biasanya merupakan sebuah penghormatan yang diberikan kepada keluarga terdekat, atasan, teman kantor, ataupun siapa saja, sebagai cinderamata atau bentuk perhatian lebih terhadap orang yang diberikan Parcel. Biasanya menjelang hari raya Lebaran, ataupun juga momen lain seperti hari Natal, konsumen pasti mencari parcel.

Nah mengenai bisnis parcel saya kira merupakan bisnis yang cukup bagus mengingat tidak semua orang mampu mengemas parsel dan memilih barang yang akan dimasukkan ke dalam parsel. Hal ini yang perlu anda pelajari sehingga bisnis Anda bisa sukses!

Walaupun bisnis parsel terlihat sebagai bisnis musiman, saya kira bila kita jeli menangkap peluang ternyata bisnis parsel juga bisa dilakukan sepanjang tahun untuk segala macam event misalnya hadiah ulang tahun, kelahiran bayi, valentine dan lainnya. Barang yang diberikan pun bisa beragam mulai dari makanan, baju, peralatan elektronik, perlengkapan dapur dan banyak lagi yang lainnya.

Untuk memulai usaha ini modal utama yang dibutuhkan adalah kreativitas. Walaupun siapa saja bisa membeli barang yang terdapat pada parsel Anda tetapi tugas Anda adalah mengemas parsel dalam bentuk yang unik hingga menarik perhatian.

Usahakan pula mencari barang dengan harga yang murah dan perhatikan juga kemasan parsel. Bila kemasan parsel sudah kadaluarsa atau rusak, bukan tidak mungkin Anda sendiri yang kena getahnya.

link :http://idebisnisusaha.com/2009/04/21/bisnis-parcel-menjelang-lebaran/

tips menjadi wiraswasta

Salah satu kunci sukses untuk memulai Usaha Baru dan menjadi pengusaha adalah kreatif. Dan, kreatif itu sederhana saja sebenarnya. Kita cuma perlu beda dari yang lain dan menampilkan hal baru yang lebih baik dari yang sudah ada.

Mari kita belajar dari pengusaha yang sudah benar-benar sukses karena mereka kreatif. Anda pernah lihat gerobak mini bertuliskan tela-tela™? Ini contoh kecil yang menarik untuk kita bahas. Kalau Anda mencicipi tela-tela™, Anda akan tahu apa bedanya makanan ringan ini dibanding dengan jajanan yang lain. Selain gerobaknya yang lucu, pilihan rasa dan bentuk makanannya yang unik, sampai pada bungkus jajannya dikemas berbeda dari produk lain yang sejenis. Hal ini pula yang menginspirasi saya untuk membuat Imut-Imut dengan 3 produk jajanan andalan Teloyaki (Singkong goreng), pempek, dan es trendy. Hasilnya lumayan. Laris manis!

Maka menjadi kreatif itu wajib dalam Usaha Baru atau Bisnis Baru,. Termasuk juga kalau Anda berniat nyemplung menjadi online entrepreneur. Sebab, apapun Usaha Baru yang Anda buat dan pasarkan, selama ada unsur kebaruan dan berbeda dengan yang sudah pasaran, pasti menarik perhatian pengunjung.

Belajar dari pengalaman itu kira-kira apa produk Bisnis Baru yang nanti akan Anda buat dan pasarkan di internet? Ya, apapun produknya, yang penting berbeda dari yang pernah ada. Artinya, Anda harus punya keunikan. Nah, untuk membuat sesuatu Bisnis Baru yang unik ini Anda mau tidak mau perlu kreativitas. Bagaimana? Anda sanggup? Kenapa tidak?

Berani berbeda!
Untuk menjadi kreatif jangan pernah mau ”memakai seragam.” Artinya, tampil beda! Kalau yang lain memakai merah putih, Anda memakai putih biru. So, itulah yang akan membuat Anda menonjol, menarik, lucu, dan mau tidak mau Andalah yang paling dilihat orang. Semakin banyak orang tertarik pada keunikan Anda ini, maka semakin terkenallah Anda. Begitu saja prinsipnya. So, berani berbeda!

Kalau dalam istilah seorang blogger terkenal, Seth Godin adalah ”be purple cow!” Jadilah sapi ungu. Jadilah sapi, eh maksudnya manusia yang super unik, yang tidak ada duanya di dunia ini.

Maka, bagi seorang pengusaha, kreativitas wajib dimiliki. Kalau tidak, Usaha Murah Anda tidak akan bisa menciptakan gebrakan dan bisa-bisa produk yang Anda tawarkan tidak laku. Apalagi, kalau Anda seorang pemula dan pemain baru. Nama Anda belum dikenal, sedang produk Anda biasa-biasa saja, tidak ada yang menarik. Pebisnis lain yang lebih dahulu eksis dan menjual produk yang sama dengan produk Anda, pasti lebih diminati konsumen.

So, Anda perlu taktik. Taktiknya? Ya, itu tadi. Kreativitas! Berikan sentuhan yang berbeda dan baru pada produk Anda! Be different. Agar, konsumen punya pilihan lain. Semakin banyak Anda menawarkan pilihan, semakin banyak pula yang akan melirik produk Anda.

Suka eksperimen
Orang kreatif biasanya suka mencoba-coba. Mix and match katanya. Sikap dan ide-idenya pun spontan, pemikirannya independen, tidak suka dikungkung oleh aturan ataupun pakem-pakem tertentu. Mereka juga responsif, antusias, dan penuh gairah dalam bekerja.

Tapi, mereka juga sabar. Tahu kapan saatnya memulai dan kapan saatnya mengakhiri. Selain itu, yang paling penting adalah setia! Maksudnya, setia mewujudkan ide-idenya dan punya keteguhan hati. Sekali ia memulai pekerjaan, ia harus mengakhirinya sampai pekerjaan tersebut sukses. Dan, tidak cukup itu saja. Untuk menjadi kreatif, Anda harus mampu fokus, konsentrasi, dan mencurahkan segenap energi dalam mengerjakan sesuatu.

Bagaimana agar bisa kreatif?
Kalau Anda mengaku Anda bukan orang yang kreatif, coba pikirkan apakah Anda memiliki ciri-ciri di atas? Meskipun tidak, Anda tetap bisa melahirkan ide-ide kreatif. Caranya, tetaplah bekerja setiap hari dan lakukan apa yang Anda sukai. Rasuki diri Anda dengan sifat dan ciri-ciri kreatif di atas. Jadi, saat ada angin inspirasi menghampiri Anda, Anda siap menangkapnya!

Saat Anda dilanda berbagai masalah dalam pekerjaan, untuk tetap fokus dan menjaga konsentrasi, buatlah daftar apa yang harus Anda lakukan. Tulislah daftarnya secara berurutan. Mulailah fokus pada hal-hal yang penting saja. Singkirkan yang tidak perlu dan buang jauh-jauh dari pikiran Anda.

Serta biasakan berpikir dan bertindak tidak selalu sesuai pakem. Contoh gampangnya begini. Misalkan rute perjalanan Anda dari A ke C dengan melewati B. Sesekali coba Anda tidak lewat B, tapi lewat D atau F. Pasti Anda dapat pengalaman baru. Dan itu mendorong sifat kreatif Anda untuk berkembang. Kalau Anda bisa melakukannya secara kontinu, saya yakin tingkat kreatifivitas Anda akan meningkat berkali-kali lipat.

Sumber: siswonugroho.com

link : http://www.liputankita.com/artikel-liputankita/tips-menjadi-pengusaha-sukses-berita-liputankita.html

Rabu, 30 Desember 2009

konvoi malam tahun baru di haramkan

Konvoi Malam Tahun Baru Akan Ditindak Tegas
shutterstock
Ilustrasi
Kamis, 31 Desember 2009 | 11:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Konvoi kendaraan yang kerap dilakukan sejumlah warga Jakarta di jalan raya setiap malam penggantian Tahun Baru akan ditindak tegas oleh Polda Metro Jaya.

"Konvoi yang jelas akan ditindak tegas, apalagi yang menggunakan kendaraan bak terbuka," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono di Jakarta, Kamis (31/12/2009).

Kombes Condro memaparkan, alasan penindakan tegas tersebut adalah karena konvoi kendaraan kerap menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Selain itu, ujar dia, faktor keamanan juga menjadi alasan dari pelarangan konvoi kendaraan pada perayaan penggantian tahun.

Polda Metro Jaya pada malam tahun baru akan melarang kendaraan bak terbuka yang tidak sesuai dengan peruntukannya dan angkutan bus yang menaikkan penumpang di atas atap kendaraan.

Petugas juga akan menindak pengendara sepeda motor yang mengangkut lebih dari dua penumpang. Dirlantas Polda Metro Jaya mengimbau agar masyarakat mematuhi semua peraturan lalu lintas guna menjaga keselamatan.

"Semoga acara malam Tahun Baru dapat berjalan dengan baik," katanya. Ia juga kembali menegaskan, warga masyarakat yang berniat melakukan konvoi pada malam Tahun Baru agar membatalkan rencana tersebut.

link : http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/12/31/11533940/konvoi.malam.tahun.baru.akan.ditindak.tegas

kembang api di monas

Warga Masih Berharap Pesta Kembang Api di Monas
Inggried Dwi W
Tugu Monas
Artikel Terkait:

* Rayakan Malam Tahun di Jakarta, Mau "Indoor" atau "Outdoor"?
* Inilah Lokasi Rawan Macet pada Malam Tahun Baru

Rabu, 30 Desember 2009 | 23:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Sebagian warga Jakarta berharap pesta kembang api menjelang pergantian tahun tetap diselenggarakan di Monas. Setidaknya itulah yang diharapkan Asih (49) dan keluarganya yang datang dari Bekasi dan mengaku sering menghabiskan malam pergantian tahun di Monas.

"Orang-orang kan tahunya di Monas ada kembang api. Jadi banyak yang masih pingin lihat. Mendingan di Monas, murah. Kalau di Ancol kan harus bayar agak mahal ya. Ini kan juga di pusat," ujar Asih saat berbincang di halte busway Balai Kota, Jakarta, Rabu (30/12/2009).

Menurut Asih, selain biaya masuk Monas yang lebih murah dibanding Ancol atau Taman Mini, Monas lebih mudah dijangkau dan strategis. "Kalau di Monas kan, muter jalanannya. Jadi kalau kita nggak bisa masuk karena penuh, kita kan bisa liat dengan muter-muter keliling Monas saja di jalan. Kalau Ancol kan mobil harus masuk tol dulu, nggak bisa balik lagi kalau penuh," ujar Asih yang mengunjungi Monas bersama tiga orang anaknya.

Meskipun tidak ada pesta tahun baru yang meriah di Monas, Asih mengaku bahwa dia dan keluarganya akan tetap berkunjung ke Monas saat malam pergantian tahun. Terlihat situasi Monas hari ini masih seperti biasanya. Sore tadi, para pengunjung yang berwisata di taman Monas cukup rama

link : http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/12/30/23543918/warga.masih.berharap.pesta.kembang.api.di.monas

penghasilan berjualan terompet

Penjual terompet tahun baru

JAKARTA - Beberapa hari menjelang tahun baru biasanya para pedagang terompet tahun baru mengeruk laba. Tetapi untuk tahun ini para pedagang kecil dan musiman ini mengeluhkan sepinya pembeli.

"Sepi banget pembelinya, dari tadi belum laku," kata pedagang terompet Sutomo (66), saat ditemui di dekat Stasiun Cikini, Jakarta, Selasa (29/12/2009).

Menurut Sutomo tahun ini peminat terompet menurun drastis. Dia mengatakan hal ini sangat jauh beda dengan tahun sebelumnya di mana dia banyak mengeruk laba karena ramai pembeli.

"Wah kalau sama tahun lalu jauh bedanya. Tahun kemarin banyak yang beli, paling yang nggak laku cuma dikit," tuturnya.

Sutomo mengaku sudah seminggu lebih berjualan di Jakarta. Namun dagangannya belum juga ramai pembeli. Bahkan saking sepinya dia hanya duduk-duduk saja di emperan toko. Temannya bahkan tidur di samping dagangannya yang diletakkan di tempat khusus dari bambu.

"Laku satu dua saja, itu pun anak-anak yang beli. Paling bukan buat tahun baruan," ungkapnya.

Menurut Sutomo terompetnya yang dibandrol Rp3.000 sampai Rp15.000 dibuat pengrajin dari Cipinang. Dia hanya menjual kembali secara berkeliling dan itu sudah dijalaninya dua tahun belakangan.

"Ini drop-dropan, biasanya sih dah rame minggu akhir gini. Tapi ini kok sepi, nggak tahu kenapa ya," keluhnya.

Dari pantauan, penjual terompet yang biasanya mulai bermunculan tampak sepi di Jakarta. Di jalanan mereka tidak tampak menjajakan dagangan seperti tahun lalu.

Hanya beberapa saja yang tampak mangkal di seputaran Cikini. Mereka berkelompok sekitar dua pedagang di emper-emper toko dan di pinggir trotoar.

Sutomo mengatakan memang tak banyak yang berminat lagi menjajakan terompet. Selain untungnya kecil sepinya pembeli juga diduga dia menjadi pemicu.

Pedagang lainnya Sulaiman (42), juga mengeluhkan hal yang sama. Dia mengatakan dari pengalamannya berjualan terompet tiap tahun, tahun ini paling sepi.

"Penjualan terompet masih sepi, padahal tinggal beberapa hari lagi," kata Sulaiman.

Menurut Sulaiman dirinya selama dua pekan berjualan baru bisa menjual 40 terompet saja. Harga terompetnya tak beda dengan dagangan Sutomo.

Sulaiman mengungkapkan biasanya setiap pergantian tahun pendagang terompet untung besar. Dia bahkan pernah mengumpulkan untung sampai Rp1 juta.

link : http://news.okezone.com/read/2009/12/29/338/289049/terompet-tahun-baru-sepi-pembeli

standar keselamatan makanan

Standar-Standar Keselamatan Makanan - Kesehatan dan kebersihan
Tanggung-tanggung jawab perusahaan-perusahaan makanan

CATATAN: Standar-Standar Keselamatan Makanan yang baru tidak berlaku di Selandia Baru. Ketetapan-ketetapan
mengenai perjanjian standar-standar makanan antara Australia dan Selandia Baru tidak termasuk standar-standar
kebersihan makanan.
Menurut Standar Keselamatan Makanan 3.2.2 Praktek-Praktek Keselamatan Makanan dan Syarat-Syarat Umum
perusahaan-perusahaan makanan diharapkan dapat memastikan, sedapat mungkin, agar para pekerja mereka yang
menangani makanan dan siapa saja di perusahaan tidak mengotori makanan. Perusahaan-perusahaan makanan juga
mempunyai tanggung-tanggung jawab tertentu yang berhubungan dengan keselamatan dari orang-orang yang
menangani makanan, penyediaan fasilitas-fasilitas tempat cuci tangan, memberitahukan kepada yang menangani
makanan mengenai kesehatan dan kebersihan sebagai kewajiban mereka dan rahasia pribadi dari yang menangani
makanan.
Memastikan supaya orang-orang di tempat makanan tidak mengotori makanan
Perusahaan-perusahaan makanan harus melakukan semuanya yang praktis untuk memastikan supaya orang-orang di
tempat itu tidak mengotori makanan. Ini termasuk yang menangani makanan tetapi juga termasuk orang lain yang
berkunjung di tempat-tempat itu, seperti para pedagang dan para anggota masyarakat. Di tempat di mana makanan
terbuka, seperti di dapur, langkah-langkah praktis yang dapat dilaksanakan perusahaan termasuk:
• membatasi orang-orang yang bukan penangan makanan dari tempat-tempat penanganan makanan;
• mengawasi orang-orang lain yang mempunyai alasan-alasan kuat untuk berada di tempat- tempat ini, untuk
memastikan agar mereka tidak tangani, bersin, membuang ingus, batuk atau makan di atas makanan yang
terbuka atau atas permukaan-permukaan yang ada kemungkinan bersentuhan dengan makanan.
Suatu perusahaan makanan harus juga mengambil langkah-langkah praktis untuk menghentikan orang-orang merokok
atau meludah di tempat-tempat penyediaan makanan atau di tempat-tempat yang ada makanan yang tidak terlindung.
Langkah-langkah praktis termasuk:
• memberi tanda-tanda 'No Smoking' di dinding-dinding dan, jika meludah dapat menjadi persoalan, beri tanda
yang mengatakan bahwa ini juga dilarang; dan
• memastikan bahwa tidak ada asbak-asbak di tempat-tempat ini.
Kesehatan para penangan makanan dan pencegahan pengotoran makanan
Adalah sangat penting bahwa orang-orang yang mungkin menderita dari atau yang sedang membawa penyakitpenyakit
tertentu atau sedang menderita dari beberapa kondisi lain tidak menangani makanan atau permukaanpermukaan
yang bersentuhan dengan makanan. Terutama sekali jika ada kemungkinan mereka dapat mengotori
makanan sewaktu mereka sedang bekerja.
Jika perusahaan makanan sadar bahwa seorang penangan makanan, atau siapa saja yang menangani makanan untuk
perusahaan itu (seperti teman-teman dan keluarga) sedang atau mungkin menderita penyakit yang bertalian dengan
makanan, perusahaan itu harus memastikan bahwa orang ini tidak menangani makanan atau permukaan-permukaan
yang bersentuhan dengan makanan. Perusahaan makanan mungkin mencurigai seseorang yang menderita penyakit
yang bertalian dengan makanan jika mereka muntah, menceret, demam atau demam sakit kerongkongan.
Jika seorang diketahui menderita atau sedang membawa penyakit yang bertalian dengan makanan dan telah
dikeluarkan dari kegiatan menangani makanan, orang itu tidak dapat meneruskan penanganan makanan hingga
nasehat dokter menegaskan bahwa mereka tidak lagi menderita dari atau membawa penyakit yang bertalian dengan
makanan.
Jika perusahaan makanan mengetahui atau mencurigai bahwa seorang penangan makanan atau siapa saja menangani
makanan untuk perusahaan menderita infeksi sakit kulit atau mengeluarkan kotoran dari telinga-telinga, hidung atau
mata, perusahaan itu harus memastikan orang ini mengambil semua tindakan yang pantas untuk mencegah
pengotoran makanan. Misalnya, sakit kulit yang terbuka harus ditutupi dengan penutup tahan air dan seseorang yang
pilek dapat memakan obat untuk menghentikan keluarnya kotoran apa pun dari hidung.
Food Safety Standards – Health and hygiene
Responsibilities of food businesses
Indonesian

link :
http://www.foodstandards.gov.au/_srcfiles/IND%20HH%20Food%20Businesses.pdf